IBUKOTA DAN DAERAH
Jakarta, 28/5 (ANTARA) - Dinas Pariwisata DKI Jakarta terpaksa merevisi target kunjungan wisatawan asing (wisman) ke Jakarta selepas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 24 Mei lalu yang mengakibatkan terjadinya efek domino kenaikan harga di berbagai sektor.
Sebelumnya, Dinas Pariwisata menargetkan jumlah kunjungan wisman sebanyak 1,5 juta orang, naik 300 ribu kunjungan dari tahun 2007 namun kenaikan BBM menyebabkan target tersebut dikurangi menjadi sama dengan target tahun lalu yakni sebanyak 1,2 juta wisman.
"Kenaikan BBM akan mempengaruhi ongkos operasional setiap wisatawan yang berkunjung ke Jakarta. Target yang dibuat sebelumnya dirancang dengan kondisi Jakarta saat itu. Namun karena ada perubahan situasi, maka kajian ulang harus dilakukan," kata Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Arie Budhiman ketika ditemui di Balaikota Jakarta, Rabu.
Target 1,2 juta kunjungan disebut Arie adalah target yang lebih realistis tercapai dalam kondisi perekonomian Indonesia saat ini.
Dalam dua tahun terakhir, jumlah wisman yang memasuki Jakarta lewat tiga pintu masuk (Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Tanjung Priok dan Bandara Halim Perdanakusumah) selalu berhasil melewati angka 1,2 juta.
Tercatat jumlah kunjungan wisman ke Jakarta pada 2006 sebanyak 1.216.132 orang dan pada 2007 sebanyak 1.216.057 orang.
Untuk tahun 2008, hingga bulan Maret BPS Jakarta mencatat jumlah wisman yang masuk ke Jakarta mencapai 352.734 kunjungan.
Dari catatan BPS, wisman di Jakarta didominasi dari negara-negara ASEAN, Timur Tengah, Cina, Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan.
Sementara mengenai klasifikasi wisatawan, Arie menyebut bahwa didominasi oleh pelaku bisnis karena memang pada umumnya kunjungan ke Jakarta sebagian besar lebih bersifat pertemuan atau rapat, insentif tur, dan eksibisi.
Arie juga memaparkan, untuk mengakomodasi kepentingan para pelaku bisnis yang mengunjungi Jakarta, Dinas Pariwisata menggencarkan program pariwisata di bidang eksebisi, festival, dan pameran.
"Program unggulan Jakarta adalah atraksi kota tua, Festival Batik Nusantara dan 'Jakarta Festival Weeks'," katanya.
Selain itu, setidaknya terdapat 35 kegiatan yang tercantum dalam calendar of events di Jakarta yang dapat menjadi tujuan wisata para wisman seperti Enjoy Jakarta Indonesia, Open Golf Festival, Jakarta International Java Jazz Festival, World Batik Summit, Jakarta Great Sale dan Jakarta Fair.***2***
(T.A043/
(T.A043/B/Z002/Z002) 28-05-2008 21:06:23
NNNN
Back
Database Acuan Dan Perpustakaan LKBN ANTARA

No comments:
Post a Comment