IBUKOTA DAN DAERAH
PASOKAN AIR PAM BERKURANG KARENA SALURAN DIKURAS
Jakarta, 13/6 (ANTARA) - Pasokan air baku untuk dua operator PAM Jaya mengalami pengurangan karena saluran Tarum Barat Kanan dikuras.
"Saluran air itu dikuras untuk membersihkan endapan lumpur," kata Direktur Utama PAM Jaya Hariadi Priyohutomo ketika dihubungi di Jakarta, Jumat.
Perum Jasa Tirta (PJT) II menguras saluran Tarum Kanan Barat yang membawa air dari Waduk Jatiluhur ke Pulogadung, Jakarta, yang menyebabkan terganggunya pasokan air baku untuk dua operator PAM Jaya, PT Aetra dan PT Palyja.
Terganggunya pasokan air baku itu membuat beberapa wilayah Jakarta Utara kekurangan air bersih mulai hari Senin (9/6) lalu.
Menurut Direktur PT Aetra, Syahril Japarin, pasokan air baku bagi instalasi pengolahan air Pulogadung milik PT Aetra turun sekitar 30 persen dari 3.660 liter per detik menjadi 2.562 liter per detik.
Pengurangan pasokan air bersih itu menyebabkan beberapa daerah terganggu pelayanannya antara lain di Salemba, Gading Permai, dan Tipar Cakung.
Sementara PT Palyja menyebutkan pengurasan saluran itu menyebabkan penurunan pasokan air sebanyak 10 persen yakni dari 6.200 liter per detik menjadi 5.580 liter per detik.
"Bahkan pasokan air sempat terhenti pada Kamis (12/6) lalu," kata Manajer Humas Palyja Meyritha Maryanie.
Namun pasokan air baku untuk PT Aetra menurut Hariadi telah mengalami perbaikan dan sudah mencapai 3.250 liter per detik atau 11 persen di bawah normal.
Sedangkan pasokan air baku bagi PT Palyja tinggal satu hingga tiga persen lagi untuk mencapai jumlah normal.
Pasokan air bersih bagi masyarakat Jakarta diharapkan dapat pulih dalam dua hari mendatang.
***8***
(T.A043/B/A033)
(T.A043/B/A033/C/A033) 13-06-2008 17:07:54
NNNN
Database Acuan Dan Perpustakaan LKBN ANTARA

No comments:
Post a Comment