IBUKOTA DAN DAERAH
Jakarta, 2/6 (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengharapkan pembahasan mengenai kenaikan tarif angkutan umum dapat diselesaikan pada Selasa dan dapat segera diumumkan ke masyarakat.
"Saya belum menerima suratnya (tentang penetapan tarif -red), tapi saat ini mereka sedang berunding membahas kenaikan tarif angkutan umum. Saya minta hari ini selesai sehingga paling lambat besok besaran kenaikan tarif angkutan umum di DKI sudah diputuskan," kata Gubernur di Balaikota, Jakarta, Senin.
Kenaikan tarif tersebut sedang dibahas di Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), hasilnya akan diajukan oleh Gubernur untuk mendapat persetujuan DPRD.
Kepala Dinas Perhubungan, Nurachman mengatakan pihaknya hanya menyetujui kenaikan tarif sebesar 15 persen, namun Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) menginginkan kenaikan tarif hingga 50 persen jika pemerintah tidak memberikan subsidi kepada angkutan umum.
"Dishub menyetujui kenaikan 15 persen tapi kami menunggu hasil rapat dengan DTKJ," kata Nurachman.
Nurachman menyebutkan Organda menginginkan adanya kenaikan tarif bagi mikrolet sebesar 77 persen dari Rp2.400 menjadi Rp4.250 dan kenaikan tarif bus sedang sebesar 50 persen dari Rp2.000 menjadi Rp3.000 sementara kenaikan bagi tarif bus besar sebesar 84 persen dari Rp1.900 menjadi Rp3.500.
Organda sempat menyatakan tidak akan menaikkan tarif angkutan umum jika Pemprov memberikan subsidi BBM atau pengurangan pajak dan penghapusan retribusi.
***8***
(T.A043/B/A033)
(T.A043/B/A033/A033) 02-06-2008 20:05:24
NNNN
Back
Database Acuan Dan Perpustakaan LKBN ANTARA

No comments:
Post a Comment