Thursday, July 10, 2008

Pengelolaan Subway

1000562 6/10/2008 18:47:08
IBUKOTA DAN DAERAH

"SUBWAY" AKAN DIKELOLA SECARA PROFESIONAL

Jakarta, 10/6 (ANTARA) - PT Mass Rapid Transit (MRT) sebagai pengelola "subway" dipastikan akan dilakukan oleh pihak-pihak yang profesional dimana rekrutmen akan dilakukan secara terbuka dan kandidat harus melalui proses "fit and proper test."
"Ada fit and proper tes, tanpa terkecuali. Itu jadi komitmen kita," kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo seusai rapat paripurna pengesahan Perda MRT di gedung DPRD DKI, Jakarta, Selasa.
Menurut Gubernur, rekrutmen bagi calon Direktur dan Komisaris itu akan dilakukan secara terbuka oleh lembaga yang kompeten dan diakui internasional.
Namun sebelum melakukan "fit and proper test", Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan menunjuk "caretaker" (pelaksana) Direktur Utama dan Komisaris bagi badan hukum PT MRT terlebih dahulu, sebagai syarat untuk dapat mencairkan "loan agreement" kedua dari pinjaman Japan Bank for International Cooperation (JBIC).
"Itu sementara, karena kalau dilakukan 'fit and proper test' perlu waktu lama. Jadi sekarang pembentukan badan hukum bisa segera dilakukan dengan mengangkat careteker, sambil menunggu mengangkat pejabat lembaga sesuai fit and proper test," papar Gubernur.
Untuk tahap pertama, JBIC memberikan dana sebesar Rp163 miliar lewat "loan agreement" pertama dan untuk tahap kedua ini direncanakan turun dana sebesar Rp8,1 triliun.
Pembebasan lahan bagi subway yang berute Lebak Bulus-Dukuh Atas itu direncanakan akan selesai tahun 2008 dan pembangunan konstruksi akan dimulai tahun 2009.
***3***
(T.A043*M011)
(T.A043/B/M011/M011) 10-06-2008 18:44:21
NNNN

Database Acuan Dan Perpustakaan LKBN ANTARA

No comments: