Friday, July 4, 2008

PENYALURAN BLT DI DKI JAKARTA CAPAI 92 PERSEN

0200459 6/2/2008 18:45:32
IBUKOTA DAN DAERAH

Jakarta, 2/6 (ANTARA) - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di DKI Jakarta telah mencapai 92,51 persen hingga tanggal 30 Mei atau sebanyak 139.676 pemegang kartu BLT telah mencairkan dana mereka dari total 150.972 kartu yang telah didistribusikan Pemprov.
Laporan dari Asisten Kesejahteraan Masyarakat Sekdaprov DKI Jakarta Aurora Tambunan yang salinannya diterima ANTARA di Jakarta, Senin, menyatakan bahwa DKI Jakarta mendapatkan jatah sebanyak 157.515 penerima BLT yang telah diverifikasi.
Dari jumlah itu, sebanyak 150.972 kartu telah didistribusikan kepada penerima BLT sementara sisanya dikembalikan karena yang bersangkutan telah meninggal, pindah atau karena penyebab lain-lain.
Mengenai pencairan dana kompensasi kenaikan BBM sebesar Rp100 ribu tiap bulan yang belum dicairkan seluruhnya, Aurora menyebut salah satunya karena waktu pelayanan yang cukup panjang dari kantor pos.
"Mereka yang belum mencairkan dana tersebut bukan karena menolak tapi ada kemungkinan karena keterbatasan waktu pelayanan di kantor pos sehingga mereka harus mencairkan di hari berikutnya. Ada kemungkinan juga mereka memang belum datang, karena melihat batas waktu pencairannya masih panjang," demikian Aurora.
Untuk wilayah Kepulauan Seribu, pencairan BLT sudah mencapai 100 persen yaitu sebanyak 1.010 pemegang kartu.
Sementara untuk wilayah Jakarta Timur, pencairan sudah mencapai 95 persen atau 35.740 dari total 38.871 pemegang kartu.
Jakarta Pusat juga telah membagikan 95 persen dana BLT kepada 19.167 dari total 22.722 pemegang kartu sementara Jakarta Barat membagikan 91 persen dana BLT kepada 26.820 dari total 30.320 pemegang kartu.
Jakarta Selatan membagikan 90,52 persen dana BLT kepada 10.298 dari total 11.377 pemegang kartu sementara Jakarta Utara telah membagikan 90,18 persen dana BLT kepada 46.641 dari total 53.182 pemegang kartu.
***4***

(T.A043/
(T.A043/B/E001/E001) 02-06-2008 18:43:08
NNNN

Back

Database Acuan Dan Perpustakaan LKBN ANTARA

No comments: