IBUKOTA DAN DAERAH
Jakarta, 27/5 (ANTARA) - Ajang tahunan Pekan Raya Jakarta (PRJ) tahun ini diperkirakan akan lebih meriah dari tahun sebelumnya, dimana 500 pedagang baru akan bergabung untuk menawarkan barang mereka dengan harga miring.
Bertambahnya jumlah pedagang tersebut dipastikan akan menarik jumlah pembeli yang lebih besar lagi sehingga Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo merasa perlu mengingatkan agar pengelola tidak melupakan fasilitas bagi pengunjung.
"Saya memohon agar diperhatikan, kalau tambah banyak yang dagang, pengunjung tambah banyak juga. Saya minta keamanan, ketertiban penyelenggaraan ini diatur lebih baik," kata Gubernur seusai menemui pengelola PRJ di Balaikota Jakarta, Selasa.
Sementara terkait dengan kenaikan harga BBM baru-baru ini yang memperkecil daya beli masyarakat, Gubernur menyebut dirinya juga meminta kepada pedagang agar memberikan diskon khusus.
"Saya minta kepada para eksekutor dan para retail agar tidak hanya memberikan harga promosi di sana. Selama ini memang diberikan harga promosi tapi saya minta agar diberikan harga promosi plus diskon sehingga dalam keadaan yang sulit, masyarakat bisa mendapatkan harga yang lebih baik, lebih kompetitif disitu," katanya.
PRJ 2008 akan dimulai tanggal 12 Juni dan akan berlangsung selama sebulan hingga penutupan tanggal 14 Juli.
Dari 1.600 pedagang yang bergabung dengan PRJ tahun ini, Presiden Direktur Jakarta International Expo (JIE) Hartati Murdaya menyebut pihaknya memberikan banyak tempat kepada pedagang mikro.
Sedangkan mengenai target pengunjung, Hartati menyebut pihaknya tidak berharap banyak mengingat kenaikan BBM pada tanggal 24 Mei yang lalu pastinya akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.
"Target pengunjung diharapkan lebih dari tahun lalu. Tahun lalu datang sekitar 2,5 juta orang, tahun ini diharapkan di atas 2,5 juta orang," ujarnya.
Harga tiket masuk juga disebutnya akan diusahakan untuk tidak naik dari tahun lalu sebesar Rp15.000 untuk hari biasa dan Rp20.000 untuk hari libur.
"Tiket masuk belum ada rapat. Tapi diusahakan tahun ini tidak naik ya, tapi kita lihat, kita hitung-hitung dulu, pengeluaran kita itu berapa. Kalau pengeluarannya jauh lebih besar maka harga tiket disesuaikan. tapi mengingat kondisi masyarakat kita juga lagi susah, saya akan coba tidak naik," paparnya.
Hartati menyebut pihaknya akan mencoba melakukan penghematan di sektor lain semisal pengurangan pegawai, namun ia menegaskan bahwa pihaknya harus melakukan kajian terlebih dahulu karena opsi seperti itu juga dapat berakibat buruk.***2***
(T.A043
(T.A043/B/Z002/Z002) 27-05-2008 21:12:22
NNNN
Back
Database Acuan Dan Perpustakaan LKBN ANTARA

No comments:
Post a Comment